5 Alasan Kenapa Fans Kpop Sering Dianggap Alay

Diakui atau tidak, ada perbedaan kasta di kalangan pencinta musik yang mungkin tidak disadari oleh banyak orang. Contohnya nih, penyuka musik klasik selalu dianggap sebagai orang yang berkelas, atau pencinta musik dangdut sering dinilai sebagai orang dengan selera kampungan.

Lalu bagaimana dengan musik Kpop? Nah, di Indonesia sendiri ternyata Kpop selalu punya image negatif di mata banyak orang, bahkan para penggemarnya alias Kpopers selalu dianggap sebagai orang alay. Kenapa disebut alay? Mungkin 5 poin di bawah ini bisa jadi alasannya.

 

1. Nangis dan histeris nonton idolanya

fans kpop

Kebanyakan Kpopers pasti langsung histeris ketika bertemu langsung dengan idolanya. Jangankan bertemu, nonton idolanya lewat YouTube saja bisa nangis-nangis. Inilah yang kadang membuat orang berpikir kalau fans Kpop itu super norak.

2. Rela keluar banyak duit demi ‘hal-hal enggak penting’

Kebanyakan Kpopers pasti punya barang-barang sakral yang wajib dimiliki, mulai dari light stick, album, poster, hingga berbagai merchandise yang pastinya tidak murah. Belum lagi kalau sang idola datang dan menggelar konser di Indonesia, uang ratusan ribu bahkan jutaan bisa melayang dengan mudahnya.

Bagi orang awam alias non-Kpoper, semua itu adalah hal-hal yang enggak penting dan enggak ada gunanya. Padahal kalau mau bicara soal uang, fans Kpop sebenarnya enggak ada bedanya dengan mereka yang rela boros demi mengoleksi barang-barang mahal. Tapi kenapa hanya fans Kpop yang dicap alay? Entahlah.

3. Khayalan tingkat dewa

Meski enggak semua, fans Kpop biasanya sering berhalusinasi soal idolanya, terutama yang masih usia remaja. Kebanyakan sih berkhayal kalau mereka bisa pacaran dengan idolanya. Banyak juga yang sampai ngaku-ngaku sebagai istri/suami idol Kpop, bahkan sampai marah-marah enggak jelas ketika tahu idolanya sudah pacaran atau sekadar dekat dengan cewek/cowok lain.

4. Fanwar

Salah satu penyakit yang sepertinya enggak akan bisa hilang dari dunia Kpop adalah fanwar. Percayalah, fanwar di dunia Kpop itu enggak jauh beda dengan ‘fanwar’ saat menjelang Pilpres di Indonesia. Saling serang, saling sindir, saling fitnah, pokoknya selalu bermusuhan.

Di kalangan Kpopers, fanwar seperti ini mungkin sudah terlihat biasa, tapi orang awam yang melihatnya pasti bakal berpikir “iih, apaan sih, enggak jelas banget”. Apalagi kalau fans Kpop menyerang penyanyi mancanegara, pasti makin runyam masalahnya.

5. Dianggap suka ‘plastik’

Operasi plastik memang bukan hal baru di Korea, bahkan sudah jadi rahasia umum kalau banyak orang di negeri ginseng tersebut yang melakukan operasi plastik. Sebagian non Kpoper menganggap bahwa menyukai orang yang wajahnya hasil operasi plastik adalah hal yang sangat-sangat menjijikkan. Padahal, enggak semua idol melakukan oplas pada wajahnya.

Tapi ya bagaimana lagi? Image oplas memang sudah terlanjur melekat pada orang-orang Korea Selatan, jadi Kpopers harus bisa lebih bersabar saat idolanya disebut-sebut sebagai ‘plastik’.

%d bloggers like this: