Film 22 Menit, Perjuangan Polri Meringkus Teroris

Satu lagi film Indonesia yang layak untuk diapresiasi, film itu berjudul 22 Menit yang terinspirasi dari kisah nyata insiden bom Sarinah atau bom Thamrin yang terjadi pada tahun 2016 lalu.

Sesuai dengan judulnya, film garapan Eugene Panji dan Myrna Paramita ini mengisahkan perjuangan Polri menangkap teroris dalam waktu 22 menit. Namun tak hanya soal bom dan penangkapannya saja, sang sutradara berusaha menghadirkan konflik lain dari beberapa karakter berbeda.

Sedikit unik dari kebanyakan film Indonesia, 22 Menit the movie menghadirkan 5 sudut pandang berbeda dari tokoh-tokohnya. Ario Bayu berperan sebagai Ardi yang merupakan anggota pasukan anti terorisme, lalu ada Ade Firman Hakim yang berperan sebagai polisi lalu lintas bernama Firman. Nantinya Firman akan ikut membantu Ardi dalam meringkus si pelaku pengeboman.

Selain pihak kepolisian, ada beberapa tokoh yang terjebak dalam insiden mengerikan tersebut. Ada Dessy (Ardina Rasti) dan Mitha (Hana Malasan), ada pula seorang office boy bernama Anas (Ence Bagus), semua tokoh tersebut memiliki kisahnya masing-masing sebelum terjadinya ledakan bom Thamrin.

Film ini sendiri rupanya mendapat apresiasi dari pihak Polri. Lewat film 22 Menit, Polri juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman teroris sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama menanggulangi masalah ini.

Film 22 Menit resmi ditayangkan di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 19 Juli 2018.

%d bloggers like this: