Gara-Gara Film Horor ‘IT’, Badut Ini Terpaksa Kehilangan Job

Badut seharusnya menjadi sosok penghibur yang lucu dan menggemaskan, tapi sejak badut dijadikan tokoh antagonis dalam sebuah film horor, image badut berubah drastis menjadi lebih menyeramkan.

Seperti dalam film IT yang rilis beberapa waktu lalu, film horor ini juga menceritakan bagaimana kejamnya badut bernama Pennywise yang meneror sekelompok anak-anak. Walau hanya sebuah film dengan cerita fiksi, rupanya IT punya dampak negatif yang cukup besar bagi mereka yang bekerja sebagai badut di dunia nyata.

Baca Juga: Film Horor IT Mulai Dibuatkan Sekuel, Teror Badut Bisa Semakin Menyeramkan

Dikutip dari The Sun, Tommy Bungle yang bekerja sebagai badut mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini ia mulai kehilangan beberapa job setelah IT dirilis minggu lalu. Pria 62 tahun tersebut mengatakan bahwa saat ini orang-orang tidak menyukai badut dan menganggap badut sebagai sosok yang mengerikan.

“Orang-orang melihat badut dan mereka berpikir bahwa badut adalah pembunuh kejam. Film itu menghancurkan industri badut,” katanya. “Orang-orang dewasa mengatakan ‘kami tidak suka badut‘ dan itu akan mempengaruhi anak-anak.”

Sementara itu, Pam Moody yang merupakan pimpinan World Clown Association juga mengungkapkan hal senada bahwa sejumlah pertunjukan untuk anak-anak terpaksa dibatalkan karena pengaruh film IT. Secara tidak langsung, hal tersebut jelas sangat merugikan terutama bagi mereka yang bekerja sebagai badut.

%d bloggers like this: