Kalau Pacar atau Istri Minta Jajan, Mendingan Beliin Dah Daripada Kejadian Kayak Berikut Bisa Bikin Makan Ati

Makanan rupanya bisa jadi pemicu perceraian. Di Mesir, seorang wanita nekat minta cerai karena suami tidak mau membelikan kebab saat sedang jalan-jalan.

Penyebab perceraian biasanya karena tidak adanya kecocokkan dalam hal esensial. Termasuk Sameeha dari Mesir yang menuntut cerai pada suaminya, Ahmed, setelah insiden tidak dibelikan kebab.

Wanita 30 tahun ini bahkan meminta cerai hanya berselang 40 hari setelah menikah. Sameeha bercerita ia hanya mengenal Ahmed yang seorang guru, dua bulan sebelum menikah. Perkenalan yang singkat ini ternyata belum cukup menggambarkan sifat asli Ahmed.

Dikutip dalam Oddity Central (22/2), di hari pertama mereka menjadi suami istri, Ahmed mengatakan pada Sameeha bahwa ia tidak suka keluar atau jalan-jalan karena menurutnya hanya menghabiskan uang. Sameeha awalnya tidak menganggap kata-kata itu terlalu serius, tapi semakin hari sifat pelit Ahmed makin mengganggunya.

Kepada hakim yang memimpin kasus perceraiannya, Sameeha mengatakan meski Ahmed mengisi waktu luangnya dengan bekerja dan memberikan les pada anak-anak, ia terapkan gaya hidup amat hemat alias pelit. Termasuk dalam urusan makanan.

Bahkan ketika selesai bekerja, ia selalu mengecek jumlah roti yang tersisa. Pernah suatu hari, Sameeha makan 1 papan roti tanpa sepengetahuan Ahmed. Sang suami langsung marah dan hanya membolehkan Sameeha makan nasi dan makaroni saja sampai akhir pekan.

Sameeha lalu cerita pada keluarganya soal kepelitan Ahmed. Tapi mereka malah menyarankan agar Sameeha bersabar, suatu hari Ahmed akan berubah. Namun semua itu ternyata keliru.

“Suami saya sangat pelit bicara, ketika saya meminta dia untuk bicara, sering kali saya berakhir dengan berbicara pada diri sendiri,” jelas Sameeha soal sifat Ahmed.

Keputusan cerainya makin bulat ketika di hari ke-40 mereka keluar rumah. Sameeha memohon pada Ahmed untuk jalan-jalan membeli minum sehingga ia mendapat udara segar. Ahmed pun menyetujuinya.

Namun ketika Sameeha minta dibelikan kebab, Ahmed menolaknya. Ia berkata pada sang istri bahwa mereka keluar rumah hanya untuk mencari minum bukan makanan.

“Dia menuduh saya ‘memanfaatkan’ dia untuk memesan kebab dan jus di hari yang sama,” ujar Sameeha di pengadilan. “Saat suami saya menolak membelikan saya kebab, saya marah, dan ia terus menyalahkan saya saat di mobil, menyebut saya munafik dan mengatakan jalan-jalan keluar adalah kesalahan,” lanjut Sameeha.

Ia lalu merasa tidak sanggup lagi menghadapi Ahmed. Sameeha kembali ke rumah orang tuanya dan meminta cerai. Ia juga mengatakan pada hakim tidak bisa lagi hidup bersama Ahmed yang ‘sakit.’

%d bloggers like this: