Tak Terima Anaknya Ditegur, Kepala Sekolah Malah Dianiaya Sampai Berdarah-darah

Kasus kekerasan dalam dunia pendidikan kembali terjadi, kali ini dialami oleh Astri Tampi, seorang Kepala Sekolah SMP 4 Lolak, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara. Astri dianiaya oleh seorang wali murid hanya karena Astri memberikan teguran kepada anaknya yang bertingkah nakal di sekolahnya.

Kejadian miris ini viral di media sosial setelah diposting oleh sebuah akun bernama Alfred Bustian Kaemba. Dalam foto-fotonya, tampak seorang wanita berseragam penuh luka dan darah.

“Kembali lagi terjadi penganiayaan terhadap guru oleh wali murid, kepala sekolah smp 4 lolak di aniaya oleh orang tua murid, kejadian tadi pagi jam 10 pagi, kepala sekolah dipukul pke meja kaca, dan kaki meja,,,hanya krna kepala sekolah menegur siswa dan menyuruh buat surat pernyataan atas kenakalan yg dilakukan siswa tersebut. sangat di sayangkan,” tulis Alfred.

Dilansir Tribunnews.com, kejadian ini bermula ketika ada seorang murid yang nakal dan Astri berusaha menegur dan memberikan pembinaan. Sebagai kepala sekolah, Astri juga mengundang wali murid yang diketahui berinisial DP (41).

“Saya mengundang dia untuk mengahadap ke pihak sekolah. Berhubungan, anaknya akan diberikan pembinaan. Jadi toh saya mengundang dia selaku wali murid,” ujar Astri.

Menurut Astri, saat dirinya sedang melakukan pembinaan itulah DP kemudian marah-marah seolah tak terima anaknya ditegur. DP kemudian menendang meja kaca yang ada di dalam ruangan, ia bahkan mengangkat meja tersebut dan melemparkannya ke arah Astri.

“Kejadiannya pukul 09.30. Saat saya sedang membina anaknya, dia (pelaku) langsung marah dan menendang meja kaca di dalam ruangan saya. Ia juga mengangkat meja itu dan menghantamkannya ke arah kepala saya,” kata Astri.

Tak terima dengan perlakuan DP, Astri pun akhirnya melapor ke polisi setempat. Saat ini pihak kepolisian pun kabarnya sudah menangkap pelaku dan telah dijerat dengan pasal 356.

%d bloggers like this: